« 2007-05 | HomePage | 2007-07 »

06/25/2007

My Bunny BUn

Disini kami biasa bersuara
Lewat sini kami bicara
Dengan cara ini kami bicara jujur
Juga melalui hati
Terkadang cara ini gak berhasil karena aku yg gak sabaran
Dan kamu yang kelewatan
Disini juga aku tau kau tengah sakit
And there’s nothing I can do
I wish I had the entire world
I would be gone by now
Next to you…
Coz I miss U too…

Sama Pilu

Jam segini, siang bolong begini biasanya kau tak ada
Jam segini, siang bolong begini aku teringat kamu
Jam segini, siang bolong begini rasaku ingin berlari
Jam segini, siang bolong begini asaku ingin bersama
Jika ku cari kau… Jam segini, siang bolong begini…
Kau akan berkata, aku sedang ini dan lagi disini dan aku tak bisa
Jadilah aku Jam segini, siang bolong begini…
Memeluk asa dalam angan menangis sendiri
Maka aku di Jam segini, siang bolong begini…
Berharap sayap Tuhan beserta dirimu
Selalu…


Teruntuk Kau yang tetap setia disana, tetaplah begitu.

HMmm....

June 25th 2007
Dalam kurun waktu sebulan ini gw sering banget ke DN. Malah 2 hari belakangan ini berturut-turut gw ke sana. harusnya emang lebih sering, secara ade gw disana. tapi selalu ada perasaan gak enak tiap kali gw kesana. terlalu banyak tekanan yg gw rasa-in selama jd santri disana. Yeah...sayangnya cuma yg jeleknya aja yg yangkut dikepala gw. That’s way gw selalu making excuse bwat gak kesana terlalu sering. Jadi gw ke DN juga karena terpaksa nemenin temen ato ada urusan yg penting. dan hal lainnya mau gak mau gw pasti ketemu ustadz2 yg dulu pernah akrab dengan "abang besar", rasanya mereka gak sehebat itu. malah kehidupannya terlihat menjemukan, ilusi-ilusi masa lalu terus menghantui seakan mereka menjadi bagian kehidupan antara yg satu dengan yang lain, hubungan yg tak seharusnya berkembang. oknum “I” bilang si "anu" masih sering sms-an dengannya (orang dari lembar silam). rasanya gak benar, mengingat si oknum telah menikah. kenapa orang yg telah diberi sebegitu banyak kebahagiaan oleh Tuhan terlihat menyepelekan semuanya?. Pacaran lama yg berujung menikah kemudian memiliki buah hati. adalah termasuk mimpi ilusi masa depan yg gw sangat berdo'a akan tewujud. kenapa masih harus dilengkapi dengan pegkhianatan yg sedemikian kecil?. satu lembar putih tak akan putih jikalau ada setitik noda, hanya setitik.
Ada apa dengan DN? kenapa rasanya almamater gw itu selalu menyisakan ruang kosong bagi penghuninya? apa karena mereka terlalu lama disana? kalau iya, gw bersyukur ia tak lagi disana. Kegiatannya sebagai “kuli tinta”selalu gw banggakan meskipun gw kebanyakan ngeluhnya ketimbang memujinya. Tinggal berjauhan dan Cuma ketemu 2 bulan sekali bikin gw sangat menghargai arti pertemuan. Emang seh jaraknya deket, Cuma 3 jam perjalanan lagi!, Cuma waktu gak selalu berpihak sama kita somehow.

06/01/2007

Mom

Garis kehidupan terlihat jelas di wajahnya
Satu garis u/ setiap cobaan hidup yg dilewatinya
Lihat aq Ma, aq pun mengalami hal yang sama
Meski belum melampaui ilmu kehidupan yg kau punya
Setiap potongnya yang kualami
Hampir setiap darinya kau tak ada
Aq pikir beribu kali
Rasanya tak sampai hati menambah beban di pundakmu
Tapi rasanya saat seperti ini i need you the most

Lagi...

June 1st, 2007


Awal January tahun ini gw kehilangan sahabat. hanya misunderstanding. berbulan-bulan gak ketemu. awal bulan Mei ada rasa rindu. gw-pun memutuskan u/ menelpon dan siap meng-clear-kan masalah. hari ini ketemu, kami kembali seperti semula. seperti biasa, hanya biasa. sayang malam sebelumnya sahabat lain menyakiti hati ini lagi. rasanya gak sanggup.

Ternyata manusia benar-benar makhluk sosial, dia yg selalu meyakinkan gw bahwa dia ikhlas, ternyata merasa direpotkan. telah begitu lama, harusnya dia katakan, gw bakal bilang; gw ngerti koq.

manusia gak bisa hidup sendiri di sini. satu dan lain saling membutuhkan. masalah gw cuma ketakberdayaan.
Tuhan, gw cuma mau nyelese-in skripsi....

ada yang bilang sahabat bila jauh berbau wangi tapi bila dekat berbau busuk. mungin dia benar...

gw juga yakin THIS TOO SHALL PAST. yang gw gak tahu berapa lama waktu yg gw butuhkan. mungkin sehari, sebulan,....

sahabat yang masih tinggal satu persatu diperhitungkan; kira-kira si ini akan berakhir seperti apa?.
dan kamu....
apa dengan kamu juga nanti akan berakhir?
aku harap masih 1 juta tahun lagi...

All the posts